|
7 Alasan Mengapa Melakukan Perjalanan Dengan Anak Anda
|
|
26-03-2009, 01:01
|
|||
|
|||
|
7 Alasan Mengapa Melakukan Perjalanan Dengan Anak Anda
Dimana-mana keluarga muda mencatat :
"Libatkan anak-anakmu dalam perjalanan. Jelajahi dunia secara bersama", inilah mengapa: Traveling gels a family. Sementara hidup, bekerja dan bersekolah dapat digabungkan mejadi sebuah kebersamaan, menjauh dari rutinitas tersebut dapat menjadikan keluarga sebagai sebuah team bagi keluarga anda. Anda bersama-sama dalam perahu, kapal, kereta, mobil, tenda dan menegosiasikan semua kebutuhan dalam perjalanan tersebut merupakan peluang menemui cara baru untuk saling mengenal diantara keluarga anda. Berikut terdapat 7 alasan mengapa anda melakukan perjalanan / travelling bersama anak anda itu merupakan ide yang cerdas : 1. Mereka akan melihat berbagai macam hal di dunia nyata. Gambar berikut film pada televisi dan internet dapat menimbulkan ide pada anak. Tetapi tidak akan memberikan pengaruh yang banyak terhadap anak-anak jika hanya melihatnya dari media tersebut . Kita tentunya tidak akan memahami seberapa besarnya Candi Borobudur jika kita tidak mengunjungi langsung ke lokasi tersebut. Bahkan jika anak anda melihat objek dengan tidak berkata sesuatu, mereka akan mengenang perjalanan tersebut sewaktu anda mengajaknya kesana. Dan ketika mereka tumbuh besar mereka akan mengingat / mengenangnya dengan penuh harapan. 2. Akan memelihara dan merawat keutuhan cinta dalam keluarga. Ketika di rumah anda terjebak dalam rutinitas. Kebiasaan bekerja dan sekolah dapat meredupkan indera perasaan dan interaksi dalam keluarga, dan juga memungkinkan menimbulkan karat pada diri anda dan keluarga yaitu ketika anda tidak merasa ingin tahu mengenai diri anda dan keluarga. Dalam sebuah artikel di National Geographic, memperkenalkan bagaimana aktivitas berbagi novel dapat menjadikan cinta itu lebih hidup dan lebih segar. Artikel tersebut mengenai cinta romantis, perasaan yang di eksplorasi dan berubah-ubah juga dapat di bagi bersama-anak anda sehingga membuat semuanya menjadi lebih dekat. Sirami kasih untuk keluarga anda dengan berbagi pengalaman baru. 3. Perjalanan akan menawarkan suatu jawaban baru bagi pertanyaan, mengapa? Apakah anda tidak ingin mengetahui jawaban untuk sebuah pertanyaan mengapa pada suku badui dalam sangat tidak ingin bersosialisasi dengan dunia luar, dan mengapa alat elektronik seperti halnya Handphone itu dilarang untuk di pergunakan di area tersebut? Merangsang rasa keingintahuan pada anak anda juga dapat merangsang keingintahuan anda. 4. Anda akan belajar mengenai memahami satu sama lain. Anda sepertinya mengenal anak anda lebih baik di bandingkan dengan lainnya. Tetapi tidak kah anda akan merasa terkejut ketika anak lelaki ikut menggoyangkan badannya bersama para penari Reog Ponorogo dibandingkan dengan penari breakdance. Akankah rasa keingintahuan anda terhadap putri anda, bahwa dia akan tersinggung ketika anda memperhatikan dia tidak memilah-milah masakan daerah yang tercampur dengan serangga. Menjadi terbuka kepada reaksi anak-anak terhadap rangsangan baru mungkin akan mengajarkan anda kepada mereka mengenai beberapa pengembangan kepribadian (Development Personalities). 5. Perjalanan / traveling akan menawarkan peluang keluar dari Colokan Anda cemburu terhadap anak-anak anda. Mereka tidak tahu apa yang akan di gunakan untuk hal seperti ini dan itu dalam perjalanan. Mereka tidak memiliki konsep mengenai hidup tanpa televisi kabel, internet dan gadget modern. Selain menyenangkan, perjalanan seringkali di artikan dalam pengalaman pencabutan atau sebuah penanaman, setidaknya menunggu sebuah permainan. Tidak ada cara yang lebih baik untuk tercabut dari kenyamanan modern yaitu dengan menghidupkan rasa permainan lama yang menyenangkan yang tidak ada sangkut pautnya dengan pemikiran para programmer (perekayasa gadget, internet, televisi dll). Usir semua kartu (modern gadged) atau panggil semua peraturan dan permainan lama anda. 6. Anda akan melakukan perjalanan yang menggugah semangat. Perjalanan merupakan salah satu cara terbaik untuk membuka pikiran anak-anak mengenai dunia nyata. Menyuapi rasa keingintahuan anak melalui perjalanan membuka kemungkinan mereka untuk mengerti bahasa lain dan cara hidup yang alami di daerah tersebut, itu semua akan menginspirasikan mereka dalam hidup saat ini maupun yang akan datang. Ketika anak anda melihat atau menghadapi sebuah aplikasi praktis bahasa daerah yang pernah di kunjunginya, maka dia akan memberikan perhatian lebih, atau bahkan berkhayal / bermimpi mengenai hari-hari di saat dia pernah mengunjungi lokasi tersebut. 7. Mereka akan memperlajari mengenai improvisasi dan keterampilan hidup. Ketika anak anda melihat anda sedang menyalakan api dengan menggunakan kayu yang basah pada malam yang dingin atau memperhatikan anda bernegosiasi dengan supir taxi di bali dengan menggunakan bahasa bali yang tidak fasih. Anda telah memberikan contoh yang baik bagi anak anda. Belajar bagaimana cara orang dewasa mencari jalan keluar dalam kondisi yang sulit adalah pelajaran yang sangat berharga bagi mereka dalam berimprovisasi dan berpikir kritis dan ini sering kali sulit di gali pada anak-anak. Dengan memberikan contoh yang baik kepada anak anda, berarti anda telah memberikan mereka peluang untuk meningkatkan rasa kagum dan perilaku baik pada pengasuh mereka, tentunya anda sebagai orangtuanya. Ketika anak anda memperhatikan anda berencana pindah dari rencana A ke rencana B kemudian ke rencana C hanya untuk menyediakan makan malam, putri anda akan belajar mengenai negosiasi dan kegigihan. Di kutip dari : 7 Reasons to Travel With Your Kids - thetravelersnotebook / Kate Sedgwick Alih bahasa : Saikulps: Mohon maaf, translasinya agak belepotan yah
![]() |
|||
|
28-03-2009, 09:29
|
|||
|
|||
|
nice posting man !!
![]() hal ini gw rasa gak hanya berlaku buat yang punya anak aja, tapi bisa untuk yang punya adik atawa keponakan. the point is giving knowledge to next generation. ![]() tapi di " 7 Reasons to Travel With Your Kids - thetravelersnotebook / Kate Sedgwick" ngebahas kategori usia anak gak ? maksudnya usia berapa cocoknya dibawa kemana ? free your mind, but don't loose it ![]() |
|||
|
28-03-2009, 12:14
|
|||
|
|||
|
Thanks.
Yup, bentul sekali. Next generation is. Quote:tapi di " 7 Reasons to Travel With Your Kids - thetravelersnotebook / Kate Sedgwick" ngebahas kategori usia anak gak ?Artikel di atas menggambarkan, tepatnya pada point 1, mungkin usia mereka berkisar hingga 12 tahun (cmiiw) AFAIK, ketika anak menginjak sebelum usia 12 tahun adalah moment yang tepat untuk merangsang rasa simpati dan empati pada mereka, ketika setelah melewati usia tersebut, sulit untuk merangsangya [Teori Psikologi]. Sebab inilah "mungkin (dengan prasangka baik) " banyak timbul sekolah-sekolah alam yang menjadikan mereka pada usia tersebut sebagai target didikan mereka. Atau lebih gamblangnya, Rasa simpati hanya mengeluarkan kalimat " Duh, kasihan yah" sedangkan rasa empati juga merasakan bagaimana hal tersebut jika terjadi pada diri sang anak atau lingkungan sekitarnya. Nah, kalau untuk usia berapa cocoknya di bawa kemana, kalau aye sih pertama cenderung dengan mempertimbangkan kemampuan fisik mereka, kedua verbal dan nonverbal mereka, dan yang terakhir kemampuan finansial orang tua itu sendiri Overall please cmiiw. ![]() |
|||
|
15-05-2011, 19:17
|
|||
|
|||
|
RE: 7 Alasan Mengapa Melakukan Perjalanan Dengan Anak Anda
Wkwkwk... thread marih jadi HT di ksk euy... TS @ksk utang cendol sebakul daah
![]() |
|||
|
24-05-2011, 09:36
|
|||
|
|||
|
RE: 7 Alasan Mengapa Melakukan Perjalanan Dengan Anak Anda
numpang mejeng gan.....(nambahin dikit ) CMIIW...
![]() Banyak kawan yang bertanya kepada saya, berapa kali harus liburan / perjalanan dalam setahun. Saya jawab, yang tahu jawabannya tentu Anda sendiri. Setiap orang memiliki pertimbangan yang berbeda-beda dalam memutuskan waktu dan tujuan berlibur / perjalanan, serta jumlah anggaran (asumsi: berlibur perjalanan adalah pergi ke luar kota dan menginap paling sedikit satu malam). Ketika pertanyaan yang sama saya ajukan kepada beberapa teman, saya mendapat jawaban bervariasi. Mulai dari “nol kali” hingga “lebih dari 10 kali”. Tujuan berliburnya perjalanannya pun bermacam-macam, mulai dari ke luar kota yang hanya menempuh waktu dua jam hingga ke daratan Eropa. Namun, rata-rata akan menyebutkan 1-2 kali dalam setahun. Pekerjaan sudah mulai menjemukan? Mungkin ini saatnya untuk liburan. Ada beberapa pertimbangan dalam memutuskan rencana liburan / perjalanan, dan mungkin berbeda-beda bagi setiap orang: Cuti Setiap karyawan memiliki jatah cuti tahunan yang berbeda-beda. Saya dan suami cukup beruntung karena kami memiliki cuti lebih dari 12 hari setahun di samping liburan nasional dan beberapa libur tambahan lainnya. Sementara itu, kawan lain yang memiliki usaha sendiri lebih fleksibel dalam merencanakan liburan. Oleh karena itu manfaatkanlah akhir pekan dan tanggal merah. Anda bisa saja berlibur /perjalanan ke luar negeri, misalnya ke Malaysia, Singapura, atau Thailand tanpa mengambil cuti. Saat ini sudah banyak penerbangan yang menawarkan rute langsung sehingga Anda dapat menghemat waktu. Ambillah penerbangan Jumat malam untuk berangkat dan Minggu malam atau Senin pagi untuk kembali. Konsekuensinya adalah Anda harus berangkat ke bandara langsung dari kantor, dan ketika kembali pun harus langsung ke kantor. Tapi sepenglihatan saya, sekarang banyak karyawan yang tidak sungkan-sungkan untuk melakukan hal itu. Mereka menyimpan baju dan sepatu kantoran di laci meja dan membawa ransel ke kantor. Memanfaatkan hari “terjepit” juga harus dilakukan untuk membuat liburan / perjalanan Anda menjadi maksimal. Konsekuensi dari ini adalah, Anda mendapat tiket yang lebih mahal. Karena itu, lebih baik rencanakan liburan Anda jauh-jauh hari sebelumnya sehingga masih bisa mendapatkan tiket murah. Dana Di Indonesia, budaya berlibur sudah mulai merakyat, walau belum seperti di Barat. Dapat dimengerti bahwa masih banyak yang lebih mementingkan kebutuhan lain daripada liburan. Anggaran untuk berlibur pun berbeda-beda. Tentu hal ini juga mempertimbangkan pendapatan dan pengeluaran bulanan. Saran saya adalah dengan menyisihkan uang tiap bulan. Banyak yang sudah mempraktekkan tabungan rencana, yaitu menabung dalam jumlah yang sama setiap bulan dan diambil dalam jangka waktu tertentu, misalnya setelah 6 bulan atau 12 bulan. Dan dana ini memang khusus diperuntukkan untuk berlibur, bukan keperluan lainnya. Ada orang yang memilih untuk sering berlibur murah (backpacking) sehingga menghemat biaya. Sementara itu, ada yang lebih memilih berlibur sekali dalam setahun namun selalu memilih penerbangan dan akomodasi yang terbaik. Itu semua terserah. Bila dana Anda belum mencukupi untuk pergi ke tempat-tempat yang jauh atau ke luar negeri, jangan khawatir: banyak tempat wisata yang di sekitar Anda yang tidak kalah indahnya. Gunakan Internet atau rekomendasi dari teman untuk mencari tempat liburan yang sesuai dengan dana. Kiat lain adalah mencari tiket promosi sehingga dana liburan bisa sangat dihemat. Hal ini bisa dilakukan bila Anda memesan tiket jauh-jauh hari sebelumnya, biasanya antara enam bulan hingga satu tahun sebelum tanggal keberangkatan. Sebelum memesan tiket, pastikan rencana liburan tersebut tidak berbarengan dengan acara lain yang lebih penting karena tiket promosi tidak dapat diuangkan kembali. Anak Bila Anda sudah memiliki anak, tentu ada hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam memilih waktu dan tujuan liburan. Jika anak Anda masih kecil, mungkin ada baiknya Anda mempertimbangkan tempat liburan yang tidak terlalu jauh dan ekstrem. Sementara itu bila anak Anda sudah bersekolah, Anda juga harus menyesuaikan rencana liburan dengan jadwal liburan sekolah. Meski konsekuensinya biaya membengkak, Anda tidak ingin anak Anda bolos sekolah, bukan? Bila menyesuaikan dengan liburan sekolah mungkin Anda hanya dapat berlibur 1-2 kali dalam waktu setahun. Namun jangan khawatir, bila itu masih kurang, Anda bisa menggunakan waktu akhir pekan untuk melarikan diri dari kejenuhan pekerjaan. Pilihlah tempat yang segar, bebas polusi, dan juga bermanfaat bagi pertumbuhan anak. Hobi Beberapa kawan melontarkan, liburan adalah hobi mereka. Biasanya acara jalan-jalan ini juga berkaitan dengan hobi lain, misalnya menyelam, adventure, fotografi, atau berbelanja! Orang-orang yang seperti ini akan cenderung berlibur lebih sering daripada mereka yang mungkin memiliki hobi lain. Anggaran dana pun pasti akan lebih besar. Akhirnya, jangan lupakan bahwa inti liburan / perjalanan adalah untuk melepaskan diri dari kejemuan rutinitas sehari-hari. Jadi entah di dalam ataupun luar negeri, nikmati saja! 1.Gunakan helm (Full Face/Half Face) 2.Gunakan Jaket,sepatu dan Sarung tangan untuk mengendarai motor 3.Jangan menggunakan celana pendek pada saat menjalankan motor 4.Jangan gunakan trotoar untuk menjalankan motor.Trotoar untuk pengguna jalan kaki 5.Hormatilah sesama pemakai jalan |
|||
|
« Next Oldest | Next Newest »
|
Portal
Forums
Google Maps
TV Online
Search
Member List
Calendar
Help

: Saikul![[Image: 1-2.jpg]](http://i424.photobucket.com/albums/pp322/kamso/1-2.jpg)



![[Image: th_ganja-3.gif?t=1280538916]](http://i620.photobucket.com/albums/tt282/ashadi_01/th_ganja-3.gif?t=1280538916)
