Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Safety Riding
25-11-2008, 14:15
Post: #1
Safety Riding
How deep is your love
How deep is your love
I really need to learn
'Cause we're living in a world of fools...
Itulah sepotong lirik lagu dari Bee Gees (dibaca: bijis) yang berjudul How Deep Is Your Love.
Begitu juga dalam berkendara: seberapa besar cinta kita untuk melindungi orang-orang yang kita sayangi? Sejauh mana kita berusaha memberi mereka rasa nyaman dan aman? Sudahkah kita membekali keluarga dengan pengetahuan dan kesadaran berkendara?
Jalanan itu kejam, bung! Masih banyak orang yang ceroboh, sembrono dan cuek. Tidak cukup dengan skill berkendara yang handal atau SIM nembak lewat jasa calo. Buat yang mau lewat jalur halal resmi malah dipersulit. Over confident karena merasa punya skill yang mumpuni malah bisa jadi bumerang yang mematikan tidak hanya terhadap diri sendiri tapi juga orang lain di sekitar. Membiarkan anak dengan kendaraan, tidak berbeda dengan nyetelin bokep hardcore tanpa disertai penjelasan tentang lembaga perkawinan dan proses reproduksi.
Kesadaran akan pentingnya SAFETY RIDING harus ditanamkan sejak dini. Apakah kita ingin menjadi pengendara yang agresif, ugal-ugalan, grasa-grusu? Ataukah mencoba menjadi defensive rider yang sabar menunggu lampu lalin berubah hijau, antri di kemacetan tanpa sibuk ikut lomba klakson, dan tidak lupa menyalakan lampu sein sebelum berubah arah?
Itu hanya sedikit contoh yang sering ditemui di jalan. Sayangnya, hingga saat ini aturan lalin dan pelaksanaannya masih banyak yang tidak sesuai dengan konsep safety riding. Peraturan (sengaja?) dibuat abu-abu tanpa disertai penjelasan yang gamblang. Pelaksanaannya di lapangan banyak dibelokkan oleh oknum. Belum lagi sosialisasi aturan yang --maaf-- anget-anget tai ayam.
Maaf jika ini sedikit Jakarta-sentris. Masih ingat serunya aturan baru untuk menyalakan lampu bagi kendaraan roda dua? Aturan DRL yang cukup baik ini tidak berumur lama. Jalur busway yang berubah fungsi dan dianggap sebagai jalur fastway? Atau ramainya perdebatan tentang form biru dan merah saat ditilang?
Begitu juga dengan aturan pendukungnya. SNI tentang helm yang sifatnya suka dan rela tanpa ada uji kelayakan yang transparan. Apa helm yang Anda pakai saat ini untuk kepala Anda atau boncenger? Helm seharga 20 ribuan? Pernah coba dibanting? Jika pecah berantakan, bayangkan apa jadinya jika itu terjadi pada kepala Anda atau keluarga. Soalnya sampai sekarang saya belum menemukan penjual kepala eceran. Kalau penjual kelapa sih banyak...
Memang yang namanya sial, celaka, musibah dan kematian tidak bisa diprediksi. Namun apa salahnya mengantisipasi atau meminimalisir efek yang mungkin ditimbulkan dengan menggunakan peralatan berkendara yang layak? Jangan sampai karena "Ah cuma mau beli nasi goreng di depan kok..." menyebabkan keluarga menangis karena nyawa melayang.
Peralatan berkendara bisa dibeli...
Skill berkendara bisa dipelajari.. .
Mental yang baik...??

Sumber : Catatan Harian Emak Gw

1.Gunakan helm (Full Face/Half Face)
2.Gunakan Jaket,sepatu dan Sarung tangan untuk mengendarai motor
3.Jangan menggunakan celana pendek pada saat menjalankan motor
4.Jangan gunakan trotoar untuk menjalankan motor.Trotoar untuk pengguna jalan kaki
5.Hormatilah sesama pemakai jalan
Add Thank You reply
20-01-2009, 10:39
Post: #2
 
Ternyata punya MOGE belum tentu mencerminkan kesopanan dalam berkendara ya...
I hope all rider DOESN'T DO THAT....
keep safety ride bro... anywhere..anytime. .anyplace. ..

[Image: 0000.jpg]

1.Gunakan helm (Full Face/Half Face)
2.Gunakan Jaket,sepatu dan Sarung tangan untuk mengendarai motor
3.Jangan menggunakan celana pendek pada saat menjalankan motor
4.Jangan gunakan trotoar untuk menjalankan motor.Trotoar untuk pengguna jalan kaki
5.Hormatilah sesama pemakai jalan
reply
21-01-2009, 09:08
Post: #3
 
Akhir2 ini sering kita melihat tingkah laku pengendara motor yang rada2 edan…
Saya deskripsikan 10 Jenis Pengendara Motor…yg hanya menurut saya pribadi…

1. Pengendara motor yang membiarkan suara motornya mengalahkan suara mesin truk. Ini sungguh menjengkelkan dan menggelikan. Pabrik motor pasti berusaha membuat mesin dengan suara sesenyap mungkin. Tapi, banyak sepeda motor yang menjadikannya bersuara menggelegar. Mereka pikir suara menggelegar itu bagus, padahal menyebalkan

2. Pengendara motor yang tidak menggunakan helm juga bikin sebel. Coba kalo terjadi kecelakaan, hasilnya pasti bisa fatal, khan?

3. Pengendara motor yang melawan arus juga sangat menyebalkan. Ini sudah banyak terjadi di daerah pinggiran Jakarta maupun di Jakarta sendiri. Kelakukan ini membuat pengendara dari arah yang berlawanan menjadi pusing.

4. Pengendara motor yang tidak menyalakan lampu di siang hari dengan alasan hemat energi. Ini benar-benar alasan yang aneh. Menyalakan lampu di siang hari gunanya adalah supaya motor lebih kelihatan. Anehnya, masih juga ada motor yang tidak menyalakannya di malam hari. Aneh, bukan?

5. Pengendara motor yang menjadikan anak balita sebagai tameng. Sering kita lihat anak-anak menaiki sepeda motor bersama orang tuanya. Tapi, posisi sang anak bukan di tengah atau di belakang sang pengendara, tapi di bagian paling depan. Huh, benar-benar membahayakan

6. Pengendara motor yang parkir di bawah jembatan layang saat hujan tiba. Bukan apa-apa, jumlah motor yang parkir bersamaan itu tentu menghambat arus lalin. Kalau tahu musim hujan, kenapa nggak bawa jas hujan, Mas?

7. Pengendara motor yang masuk tol dengan sengaja ataupun karena tidak sengaja. Yang sengaja itu misalnya klub Harley Davidson, polisi yang tidak sedang mengawal dan lain-lain. Yang tidak sengaja misalnya orang yang gak tahu arah. Apa mereka tidak baca rambu bahwa jalan tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan “berkaki” lebih dari empat?

8. Pengendara motor yang kebut-kebutan di kompleks perumahan pada malam minggu. Yang saya herankan, kenapa banyak cewek yang terpesona pada ulah mereka, ya? Hihihihi…

9. Pengendara motor yang membawa barang setinggi gunung. Ah, yang ini sih sudah biasa di Jakarta. Ada yang membawa kerupuk segede Gaban, ada yang membawa bambu sepanjang jalan kenangan. Benar-benar orang yang aneh…

10. Pengendara motor yang tidak suka membaca daftar ini.

Hihihi… Serius amat bacanya sih…
ada yang mau nambahin…??

1.Gunakan helm (Full Face/Half Face)
2.Gunakan Jaket,sepatu dan Sarung tangan untuk mengendarai motor
3.Jangan menggunakan celana pendek pada saat menjalankan motor
4.Jangan gunakan trotoar untuk menjalankan motor.Trotoar untuk pengguna jalan kaki
5.Hormatilah sesama pemakai jalan
reply
21-01-2009, 09:45
Post: #4
 
Ck..Ck..

Salut dah buat bang bukan

trnyata pemerhati rider Lain jg Thumbup
reply
21-01-2009, 15:15
Post: #5
 
Quote:Originally posted by nob1t4
Ck..Ck..

Salut dah buat bang bukan

trnyata pemerhati rider Lain jg Thumbup

Ya iya lah...
Keep Safety Riding Bro.....P

1.Gunakan helm (Full Face/Half Face)
2.Gunakan Jaket,sepatu dan Sarung tangan untuk mengendarai motor
3.Jangan menggunakan celana pendek pada saat menjalankan motor
4.Jangan gunakan trotoar untuk menjalankan motor.Trotoar untuk pengguna jalan kaki
5.Hormatilah sesama pemakai jalan
reply
19-05-2009, 12:15
Post: #6
 
Quote:Originally posted by bukan pendaki
Akhir2 ini sering kita melihat tingkah laku pengendara motor yang rada2 edan…
Saya deskripsikan 10 Jenis Pengendara Motor…yg hanya menurut saya pribadi…

1. Pengendara motor yang membiarkan suara motornya mengalahkan suara mesin truk. Ini sungguh menjengkelkan dan menggelikan. Pabrik motor pasti berusaha membuat mesin dengan suara sesenyap mungkin. Tapi, banyak sepeda motor yang menjadikannya bersuara menggelegar. Mereka pikir suara menggelegar itu bagus, padahal menyebalkan

2. Pengendara motor yang tidak menggunakan helm juga bikin sebel. Coba kalo terjadi kecelakaan, hasilnya pasti bisa fatal, khan?

3. Pengendara motor yang melawan arus juga sangat menyebalkan. Ini sudah banyak terjadi di daerah pinggiran Jakarta maupun di Jakarta sendiri. Kelakukan ini membuat pengendara dari arah yang berlawanan menjadi pusing.

4. Pengendara motor yang tidak menyalakan lampu di siang hari dengan alasan hemat energi. Ini benar-benar alasan yang aneh. Menyalakan lampu di siang hari gunanya adalah supaya motor lebih kelihatan. Anehnya, masih juga ada motor yang tidak menyalakannya di malam hari. Aneh, bukan?

5. Pengendara motor yang menjadikan anak balita sebagai tameng. Sering kita lihat anak-anak menaiki sepeda motor bersama orang tuanya. Tapi, posisi sang anak bukan di tengah atau di belakang sang pengendara, tapi di bagian paling depan. Huh, benar-benar membahayakan

6. Pengendara motor yang parkir di bawah jembatan layang saat hujan tiba. Bukan apa-apa, jumlah motor yang parkir bersamaan itu tentu menghambat arus lalin. Kalau tahu musim hujan, kenapa nggak bawa jas hujan, Mas?

7. Pengendara motor yang masuk tol dengan sengaja ataupun karena tidak sengaja. Yang sengaja itu misalnya klub Harley Davidson, polisi yang tidak sedang mengawal dan lain-lain. Yang tidak sengaja misalnya orang yang gak tahu arah. Apa mereka tidak baca rambu bahwa jalan tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan “berkaki” lebih dari empat?

8. Pengendara motor yang kebut-kebutan di kompleks perumahan pada malam minggu. Yang saya herankan, kenapa banyak cewek yang terpesona pada ulah mereka, ya? Hihihihi…

9. Pengendara motor yang membawa barang setinggi gunung. Ah, yang ini sih sudah biasa di Jakarta. Ada yang membawa kerupuk segede Gaban, ada yang membawa bambu sepanjang jalan kenangan. Benar-benar orang yang aneh…

10. Pengendara motor yang tidak suka membaca daftar ini.

Hihihi… Serius amat bacanya sih…
ada yang mau nambahin…??


Muantab Broer.......hidup BIKERS........
brotherhood ya.....NgakakNgakak
reply
19-05-2009, 12:34
Post: #7
 
Bravo

free your mind, but don't loose it
[Image: th_ganja-3.gif?t=1280538916]
reply
20-05-2009, 08:16
Post: #8
 
Tuh kan ada yang tepuk tangan.......
reply




Contact Uswww.himpala.comReturn to TopReturn to ContentMobile VersionRSS Syndication