Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tenzing Norgay(true Story)
27-11-2008, 13:54
Post: #1
Tenzing Norgay(true Story)
[Image: TenzingNorgay.jpg]
Tenzing Norgay?.....apaan sih.....atau. ..siapa sih.... (fotonya sebelah kanan)
Tenzing Norgay adalah nama orang, mungkin buat kebanyakan dari kita akan mengatakan nama yang aneh.....dari negara mana nama tersebut berasal?.... .

Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar namanya...mungkin juga belum...bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary...ya kalau yang ini sih saya sering dengar atau pernah baca biografinya atau pernah mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau sewaktu mengikuti seminar. Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat ini bukan Sir Edmund Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay.

Awal Hidupnya

Tenzing berasal dari keluarga petani dari Khumbu di Nepal, sangat dekat dengan Gunung Everest, yang mana sering disebut Chomolungma oleh orang-orang Sherpa.

Hari kelahirannya tidak diketahui dengan pasti, tapi melalui cuaca dan panen ia mengetahui bahwa pada saat itu adalah sekitar akhir bulan Mei. Setelah pendakiannya di Gunung Everest pada 29 Mei, ia memutuskan untuk merayakan hari ulang tahunnya setelah hari itu.

Nama aslinya adalah "Namgyal Wangdi", tapi seperti beberapa anak, namanya diganti karena nasehat seorang kepala guru agama dan penemu biara Rongbuk, Ngawang Tenzin Norbu. Tenzing Norgay diterjemahkan sebagai "pengikut agama yang kaya dan beruntung". Ayahnya, Ghang La Mingma (meninggal tahun 1949) penggembala sejenis sapi yang berbulu panjang, dan ibunya adalah Dokmo Kinzom (yang masih hidup dan menyaksikannya mendaki Gunung Everest); ia adalah anak ke 11 dari 13 bersaudara yang kebanyakan meninggal di usia muda.

Sewaktu masih remaja, ia melarikan diri ke Kathmandu sebanyak 2 kali, dan pada usia 19 tahun, akhirnya menetap di komunitas orang Sherpa di Too Song Bhusti di Darjeeling, Bengali Barat, India.

Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal yang bertugas sebagai pemandu bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung Everest. Tenzing Norgay menjadi pemandu (orang nepal menyebutnya Sherpa) bagi Sir Edmund Hillary. Pada tanggal 29 Mei 1953 jam 11.30, Tenzing Norgay bersama dengan Sir Edmund Hillary berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest pada ketinggian 29,028 kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama didunia yang kemudian menjadi inspirasi dan penyemangat bagi ratusan pendaki berikutnya untuk mengikuti prestasi mereka. Pada rentang waktu tahun 1920 sampai dengan tahun 1952, tujuh tim ekspedisi yang berusaha menaklukkan Everest mengalami kegagalan.

Keberhasilan Sir Edmund Hillary pada saat itu sangat fenomenal mengingat baru berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi semacam inspirator untuk mengembalikan kepercayaan diri bagi seluruh bangsa di dunia. Karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat itu Ratu Elizabeth II dan menjadi orang yang paling dikenal di seluruh dunia.

Tetapi dibalik keberhasilan itu Tenzing Norgay memiliki peran yang sangat besar, mengapa Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan mendapatkan semua yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal ia adalah sang pemandu yang membantu dan mengantarkannya mencapai Puncak Mount Everest? Seharusnya bisa saja ia lah orang pertama yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest bukan Sir Edmund Hillary.

Sesaat setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya :

Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?

Tenzing Norgay : Sangat senang sekali

Reporter : Andakan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest ?

Tenzing Norgay : Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia....

Reporter : Mengapa Anda lakukan itu???

Tenzing Norgay : Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary , bukan impian saya.....impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN nya.
Ya, itulah sekelumit kisah tentang seorang pemandu pendaki bernama Tenzing Norgay. Ia tidak menjadi serakah, ataupun iri dengan keberhasilan, nama besar dan semua penghargaan yang diperoleh Sir Edmund Hillary. Ia cukup bangga dapat membantu orang lain mencapai & mewujudkan IMPIAN nya.

Dalam kehidupan sehari-hari atau dalam dunia kerja kita secara pribadi terbiasa atau terkondisikan untuk fokus kepada diri kita sendiri, siapa yang mendapat nama, apa yang kita dapatkan, bonus, penghargaan, insentif dan sebagainya. Sebagai renungan "Bisakah kita menjadi seperti Tenzing Norgay?" .....sebenarnya bukan Bisa atau Tidak...tapi MAU atau TIDAK!

bonus



ps. konon foto diatas adalah foto satu-satunya yang diambil oleh sang reporter.
Bagaimana menurut Anda?

1.Gunakan helm (Full Face/Half Face)
2.Gunakan Jaket,sepatu dan Sarung tangan untuk mengendarai motor
3.Jangan menggunakan celana pendek pada saat menjalankan motor
4.Jangan gunakan trotoar untuk menjalankan motor.Trotoar untuk pengguna jalan kaki
5.Hormatilah sesama pemakai jalan
Add Thank You reply
27-11-2008, 14:12
Post: #2
 
hebat euy si tenzing norgay..

dia bener2 tahu pa tujuannya dan inget tujuannya

cb klo qt d posisi dia, pasti lgs k puncak trus TidurTidur

klo gak nyalain kompor masak nasi
reply
27-11-2008, 14:17
Post: #3
 
Nasi lagi....nasi lagi......
terus langsung narsiszz deh.....

1.Gunakan helm (Full Face/Half Face)
2.Gunakan Jaket,sepatu dan Sarung tangan untuk mengendarai motor
3.Jangan menggunakan celana pendek pada saat menjalankan motor
4.Jangan gunakan trotoar untuk menjalankan motor.Trotoar untuk pengguna jalan kaki
5.Hormatilah sesama pemakai jalan
reply
27-11-2008, 14:38
Post: #4
 
Quote:Originally posted by bukan pendaki
Nasi lagi....nasi lagi......
terus langsung narsiszz deh.....

Lah pan emang gitu klo dah mpe puncak

tanya deh si cakep noh

bukan satu2nya omz
[Image: T304440A.jpg]
reply
27-11-2008, 14:52
Post: #5
 
@TS Di edit lagih dunk paragraf nya, biar enak di baca sama member yang lain Shakehand

Anaknya Tenzing napak tilas ngikutin jejak bapaknya tuh, ada artikelnya nggak yak?

[Image: 1-2.jpg]
reply
27-11-2008, 15:06
Post: #6
 
...Thanks for your attention...

1.Gunakan helm (Full Face/Half Face)
2.Gunakan Jaket,sepatu dan Sarung tangan untuk mengendarai motor
3.Jangan menggunakan celana pendek pada saat menjalankan motor
4.Jangan gunakan trotoar untuk menjalankan motor.Trotoar untuk pengguna jalan kaki
5.Hormatilah sesama pemakai jalan
reply
27-11-2008, 15:26
Post: #7
nambahin about si tenzing
[Image: 008.jpg]
Quote:Awal Hidupnya

Tenzing berasal dari keluarga petani dari Khumbu di Nepal, sangat dekat dengan Gunung Everest, yang mana sering disebut Chomolungma oleh orang-orang Sherpa.

Hari kelahirannya tidak diketahui dengan pasti, tapi melalui cuaca dan panen ia mengetahui bahwa pada saat itu adalah sekitar akhir bulan Mei. Setelah pendakiannya di Gunung Everest pada 29 Mei, ia memutuskan untuk merayakan hari ulang tahunnya setelah hari itu.

Nama aslinya adalah "Namgyal Wangdi", tapi seperti beberapa anak, namanya diganti karena nasehat seorang kepala guru agama dan penemu biara Rongbuk, Ngawang Tenzin Norbu. Tenzing Norgay diterjemahkan sebagai "pengikut agama yang kaya dan beruntung". Ayahnya, Ghang La Mingma (meninggal tahun 1949) penggembala sejenis sapi yang berbulu panjang, dan ibunya adalah Dokmo Kinzom (yang masih hidup dan menyaksikannya mendaki Gunung Everest); ia adalah anak ke 11 dari 13 bersaudara yang kebanyakan meninggal di usia muda.

Sewaktu masih remaja, ia melarikan diri ke Kathmandu sebanyak 2 kali, dan pada usia 19 tahun, akhirnya menetap di komunitas orang Sherpa di Too Song Bhusti di Darjeeling, Bengali Barat, India.
reply
27-11-2008, 15:36
Post: #8
 
^---- Nah Tambahken kembali ke Postingan ke atas bos, masih matching tuh Shakehand

[Image: 1-2.jpg]
reply
27-11-2008, 15:40
Post: #9
 
Quote:Originally posted by Saikul
^---- Nah Tambahken kembali ke Postingan ke atas bos, masih matching tuh Shakehand

Shakehand
reply
27-11-2008, 15:44
Post: #10
 
Udah tuh...kaya begini kan?Lihat di atas

1.Gunakan helm (Full Face/Half Face)
2.Gunakan Jaket,sepatu dan Sarung tangan untuk mengendarai motor
3.Jangan menggunakan celana pendek pada saat menjalankan motor
4.Jangan gunakan trotoar untuk menjalankan motor.Trotoar untuk pengguna jalan kaki
5.Hormatilah sesama pemakai jalan
reply




Contact Uswww.himpala.comReturn to TopReturn to ContentMobile VersionRSS Syndication