Liputan6.com, Jakarta: Kondisi air tanah di Indonesia, terutama kota besar seperti Jakarta sudah memprihatinkan. Di kawasan petak dayak, Jelambar, Jakarta Barat salah satunya. Jika dibiarkan, Jakarta akan kekurangan air pada 2015 nanti. Kondisi nyaris sama dialamu warga di Nusa Tenggara. Selain keruh, air tanah yang hanya dipakai untuk mandi dan mencuci itu berbau serta berasa payau.
Penelitian Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menunjukkan,
sebanyak 94 persen air tanah di Jakarta sudah tercemar bakteri ecoli dan colifom. Bakteri ini timbul akibat pencemaran limbah industri maupun rumah tangga. Pembangunan yang tidak memperhatikan sistem lingkungan dan peresapan air juga membuat kondisi air tanah makin parah.
Krisis air juga ditandai dengan kekeringan di musim kemarau dan banjir di musim penghujan. Jika perbaikan regulasi tata bangun kota dan kelola air tidak dilakukan, kondisi akan semakin parah. Peran masyarakat seperti menghemat pemakaian air, penghijauan, dan membuat resapan air juga diperlukan.(OMI/Tim Liputan 6 SCTV)
Kemana sih ini "Yang ahlinya" hehehe

(22-03-2009 14:40)Si Cakep Wrote: [ -> ]![[Image: 1acb25678eb17814dd3ee477988e67f1.jpg]](http://devil.servegame.org/tinypic/pictures/1acb25678eb17814dd3ee477988e67f1.jpg)
Liputan6.com, Jakarta: Kondisi air tanah di Indonesia, terutama kota besar seperti Jakarta sudah memprihatinkan. Di kawasan petak dayak, Jelambar, Jakarta Barat salah satunya. Jika dibiarkan, Jakarta akan kekurangan air pada 2015 nanti. Kondisi nyaris sama dialamu warga di Nusa Tenggara. Selain keruh, air tanah yang hanya dipakai untuk mandi dan mencuci itu berbau serta berasa payau.
Penelitian Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menunjukkan, sebanyak 94 persen air tanah di Jakarta sudah tercemar bakteri ecoli dan colifom. Bakteri ini timbul akibat pencemaran limbah industri maupun rumah tangga. Pembangunan yang tidak memperhatikan sistem lingkungan dan peresapan air juga membuat kondisi air tanah makin parah.
Krisis air juga ditandai dengan kekeringan di musim kemarau dan banjir di musim penghujan. Jika perbaikan regulasi tata bangun kota dan kelola air tidak dilakukan, kondisi akan semakin parah. Peran masyarakat seperti menghemat pemakaian air, penghijauan, dan membuat resapan air juga diperlukan.(OMI/Tim Liputan 6 SCTV)
Kondisi air Jabodetabek pada umumnya memang bermasalah dengan bakteri eColi dan virus berbahaya lainnya...
berbasarkan penelitian Unlever Indonesia thd 300 titik sampel air di jabodetabek dan Bandung memang bakteri eCloi ini yg paling membahayakan bagi tubuh manusia. Untuk itulah Unilever Indonesia meluncurkan produk
'Pureit' sebagai solusi tepat, hemat dan Murah bagi masyarakat Indonesia...
Pureit peraih The Winners the UNESCO Digest Water Award 2008 dari Unesco menjamin kebutuhan air minum bersih dan sehat untuk setiap kelurga Indonesia
Hasil sertifikasi laboraturium dari UI,ITB,IPB dan Sucofindo menjamin keakuratan hasil uji sampel air Pureit...
Pureit Unilever Teknoloji Pemurni Air Siap Minum
Contact : 021 71687778
http://www.facebook.coom/unileverpureit
gan, bisa minta sampelnya gak ?
dikirim ke balikpapan ya
